Kamis, 02 Agustus 2018

Merbabu Kala Itu




Pada hari kamis, 12 april  2018 kami angkatan XXV Sabhagiriwana’17 melakukan kegiatan pengembaraan atau Masa Pengembaraan Anggota di Wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu, pada saat itu kami mengambil jalur Cuntel untuk mengawali kegiatan pendakiannya dan Thekelan untuk jalur turunnya. Perjalanan dimulai pada pukul 20.00 wib dengan menggunakan mode transportasi truck dari basecamp sabhagiriwana’17  menuju ke basecamp cuntel dengan estimasi waktu kurang lebih 2 jam, sesampai di basecamp kami langsung membagi tugas ada yang menurunkan carier ada yang membersihkan basecamp untuk tidur kita nanti, ada yang menyiapkan peralatan masak serta ada juga yang membayar biaya restribusi untuk masuk ke kawasan taman nasional, selang beberapa saat akhirnya satu persatu tugas kami semua telah terselesaikan sehingga kami segera rapat teknis untuk membahas peraturan kegiatan serta breafing mengenai kegiatan yang akan kita lakukan nanti di atas. Tepat pukul 00.30 wib semua kegiatan malam itu telah terselesaikan akhirnya kami pun beristirahat karena besok pagi kami harus mulai perjalan menuju ke puncak merbabu.
Tepat pukul 05.30 wib satu persatu diantara kami pun telah membuka matanya karena pada kedinginan dengan hawa dingin merbabu,untuk mengusir  dingin kami pun memutuskan untuk memasak untuk sarapan pagi dan sambil menunggu sarapan matang kami pun memulai kegiatan binjas atau senam pagi selama 10 – 15 menit, lalu setelah itu kami pun segera melanjutkan masak dan packing kembali barang bawaan kami untuk lebih mengefisiensi barang bawaan, hingga tepat pukul 08.00 kami pun sudah selesai makan dan segera membersihkan peralatan yang tadi kami gunakan untuk sarapan dan melanjutkan kegiatan pendakian awal, namun sebelum memulai kegiatan pendakian kami mesetting GPS Dengan hasil bidikan titik GPS Pada koordinat S 07O25’01.81” ; E 110O25’07.18” Baru setelah itu kami berfoto bersama didepan basecamp, setelah itu kami pun segera jalan menuju ke puncak merbabu hingga tak terasa kami pun nyampe di pos bayangan 1 pada pukul 09.30 atau sekitar 45 menit estimasi perjalanan dari basecamp sesampai di pos payangan 1 kami pun membidik GPS lagi dengan hasil bidikan kami berada pada titik koordinat S 07O25’14.51” ; E 110O25’19.98” serambi beristirahat kami pun menhubungi pihak basecamp cuntel mengenai keadaan kami bahwa sanya kami telah sampai di pos bayangan 1, baru setelah itu 15 menit kemudian kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke pos bayangan 2, estimasi perjalanan dari pos bayangan 1 ke pos bayangan 2 membutuhkan waktu selama 45 menit waktu, sesampai di pos ini kami beristirahat lebih lama karena saat itu kami menjalankan materi analisis vegetasi dengan mengambil sampel tumbuhan yang ada di sekitaran pos dengan menggunakan metode perhitungan analis vegetasi serta melakukan pembidikan GPS Dengan hasil koordinat S  07 O 25’36.66” ; E 110O25’30.40”, sekitar 30 menit kemudian kami pun melanjutkan lagi perjalanan menuju ke pos 1 dan tepat pukul 11.30 kami pun telah sampai di pos 1 watu putut kami pun beristirahat sejenak serambi memberi laporan kepada basecamp cuntel bahwa kami telah sampai di pos 1 dengan aman serta tak lupa kami pun membidik titik koordinat pos 1 dengan hasil S 07O25’49.13” ; E 110O25’39.15” seperti biasa saat kami beristirahat di pos kami tak lupa mengamati lingkungan di sekitaran pos untuk mengetahui keadaan lingkungan disana serambi menulis hasil pengmatan kami, dimana hasil pengamatan kami saat itu kami menemukan beberapa satwa seperti monyet serta burung-burungan yang sedang bernyanyi diantara celah-celah rerimbunan pohon. Beberapa menit kemudian kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke pos 2 kurang lebih satu jam kemudian kami pun sampai di pos 2 kedokan di sini kami pun mengisi persediaan air dengan memanfaatkan adanya kubangan air yang berada tidak jauh dari pos 2 yang berada di balik semak belukar serambi menunggu air diambil oleh geulis, garong dan kuman kami yang lain membagi tugas ada yang melakukan analisis vegetasi ada juga yang melakukan pembidikan GPS dengan hasil koordinat S 07O26’01.83” ; E 110O25’44.28” ada juga yang mengabari pos basecamp cuntel menggunakan HT, tak berselang lama setelah kami memberikan laporan kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke pos 3 selama perjalanan kami pun mengamati vegetasi di sepanjang jalur di kanan dan kiri serambi kami di beri sedikit pengetahuan oleh senior odol mengenai Bird Watching atau Pengmatan burung dengan metode jelajah, kebetulan pada waktu itu senior odol membawa binocular dengan tujuan untuk memberi pengetahuan kepada kami mengenai Bird Watching sambil berjalan menuju ke pos 3, sangking serunya kami mengamati burung tak terasa kami sudah berada pada pos 3 sehingga pada saat itu kami segera mencari lokasi yang tepat untuk mendirikan tenda yang notabene bias terhindar dari hembusan angin yang begitu kencang dan saat itu kami pun memutuskan mendirikan tenda di sebelah kiri dari tanjakan sebelum menuju ke plang bertulisan pos 3, tanpa di komando kami pun membagi tugas ada yang mendirikan tenda, ada yang membersihkan ilalang ada yang masak serta ada yang menghubungi pos basecamp serta membidik titik koordinat GPS S 07O26’17.56” ; E 110O25’53.77” dan waktu saat itu menunjukan pukul 15.00 wib. Sekitar 1,5 jam kami masak akhirnya kami pun bisa menikmati masakan dari dingo dengan menu nasi, sosis, mie, ikan asin serta tempe goreng setengah jam setelah itu pun kami melanjutkan kegiatan dengan medengarkan materi gunung hutan mengenai survival yang di berikan oleh senior terong dimana pada kesempatan itu senior terong memberikan ilmu kepada kami mengenai cara-cara membuat api emergency dan mempraktekan secara langsung waktu terus menunjukan tanda-tanda akan semakin gelap kami pun mempraktekan ilmu cara menyalakan api yang telah di ajarkan oleh senior terong dengan menyalakan api unggun untuk mengusir dinginnya malam dan saat itu kami pun membagi tugas untuk mencari kayu dan mengumpulkan daun-daun serta sampah-sampah yang ditinggalkan oleh pendaki gunung di sekitar tenda kami dan membakarnya untuk menyalakan api untuk mengusir dingin, satu malam ini kami gunakan untuk beristirahat sambil bercanda satu sama lain melepas semua rasa lelah perjalanan kami dari basecamp menuju ke pos 3 ini, hingga tepat pukul 22.00 kami pun mengadakan evaluasi dan breafing mengenai kegiatan yang akan kami lakukan esok. Sekitar 30 menit kami pun segera kembali ke tenda dan beristirahat.
Pagi pun telah dating sekitar pukul 06.00 cimeng dan dingo membangunkan kami untuk mengajak kami semua untuk binjas satu persatu dari kami pun segera bangun dan berjalan menuju ke depan api unggun semalam untuk binjas untuk sekedar mengusir hawa dingin pagi khas pegunungan 15 menit kemudian kami pun membagi tugas ada yang menghubungi basecamp cuntel ada yang mencari kayu dan sampah ada yang masak serta ada yang ambil air ke lokasi pos 2 dan ada juga yang packing karena sesuai rencana setelah ini kami akan melanjutkan perjalanan menuju ke pos pemancar yang telah terlihat dari depan tenda sekitar pukul 08.00 kami pun telah makan dan segera memacking perlengkapan dan membersihkan tempat yang kami gunakan untuk membakar sampah semalam untuk meminimalisir adanya kebakaran hujan, setelah itu kami pun menyempatkan untuk berselfie dengan background lautan awan yang berada di depan tenda hingga sekitar pukul 08.33 pagi kami pun melanjutkan perjalanan dan sampai di pos pemancar pada puku 11,18 siang. Kami pun beristirahat sebentar dengan sekedar memakan roti untuk mengisi tenaga serta  tak lupa kami memberi kabar basecamp cuntel dan menembak titik koordinat menggunakan GPS Dengan hasil S 07O26’33.03” ; E 110O26’13.81” namun saat itu kami ada sedikit kendala dengan cecep yang mulai merasakan tidak enak badan sehingga kami harus membujuknya untuk mau melanjutkan perjalanan menuju puncak, hingga akhirnya dia pun mau melanjutkan perjalanan, kami berjalan terus hingga waktu menunjukan pukul 12.42 kami pun telah sampai di helipad dan dengan biasa kami memberi kabar pihak basecamp cuntel serta membidik titik koordinat dengan hasil S 07O26’51.07” ; E 110O26’18.24” tak berselang lama kami pun melanjutkan perjalanan lagi namun di selang-selang perjalanan kuman memberi tahu kami kalo di sekitar sini ada sumber air sehingga kami pun memutuskan untuk menuruti kuman untuk menuju ke sumber mata air yang biasa kuman ambil saat sedang mendaki gunung merbabu, dengan membawa beberapa botol kosong kami mengisi botol tersebut dengan air yang kami ambil dari sumber mata air tersebut dan melanjutkan kembali perjalanan hingga tak terasa kami pun telah berjalan cukup jauh dari sumber mata air tersebut dan telah sampai di jembatan setan dimana ini adalah tantangan akhir menuju ke puncak dari sini sekitar 30 menitan kami telah sampai di puncak dengan pertanda sebuah tugu berwarna hijau bertulisan puncak kenteng songo, di puncak kami tidak berlangsung lama karena kami hanya berfoto dengan menggunakan bendera sabhagiriwana’17 serta membersihkan puncak dari sampah-sampah yang ditinggal oleh para pendaki mungkin hanya setengah jam atau sekitar pukul 14.00 wib kami telah turun menuju ke pos pemancar sekitar pukul 16.48 sore kami telah sampai di pos pemancar kembali dengan membawa sampah yang kami masukan kedalam trushbag  dan beristirahat sebentar untuk mengambil barang-barang yang kami tinggal di pos pemancar dan mempacking ulang hingga waktu telah menunjukan pukul 17.05 kami melanjutkan perjalanan turun menuju ke basecamp thekelan jalur turun nan terjal menghalangi kami namun 45 menit setelah itu akhirnya kami pun telah sampai di pos watu gubug dan kami pun langsung menembak titik koordinat GPS Dengan hasil S 07O26’19.76” ; E 110O26’18.06” tak lebih dari 5 menit kami beristirahat kami pun melanjutkan perjalanan dan tak berselang lama kami pun sampai di pos 4 dan memutuskan untuk ngecamp padahal pos 3 berada di balik semak-semak tinggi pos 4 namun teman-teman tidak mau melanjutkan perjalanan akhirnya kami pun beristirahat di pos 4 dan melanjutkan perjalanan esok pagi, pada saat itu waktu telah menunjukan pukul 18.15 wib kami langsung membagi tugas sesuai job-jobnya ada yang mengurus tenda, perapian, masak dan hubungi basecamp cuntel, hingga sekitar pukul 20.00 wib kami pun melanjutkan makan malam dan menghangatkan badan karena pada saat itu sempat turun gerimis namun tidak lama berselang bintang sudah terlihat namun hembusan angin yang kencang membuat kami pada kedinginan sehingga kami putuskan untuk mencari kayu bakar lagi untuk lebih menghangatkan suasana sambil menjalankan evaluasi untuk hari ini dan brefing untuk kegiatan besok pagi, tidak berasa ternyata waktu telah menunjukan pukul 23.00 wib akhirnya kami semua kembali kedalam tenda untuk beristirahat.
Hari terakhir telah datang, karena sangking dinginnya suhu kala itu kami pun bangunnya jam 7 an padahal aturan bangunnya jam 6 tapi gak papa lah kami bergegas bangun dan binjas untuk menghangatkan tubuh setelah itu kami pun langsung membagi tugas ada yang masak dan aada yang mencari kayu serta mengurus perapian, cuaca yang dingin menuntut kami untuk lebih sering gerak untuk menghindari hipotermia, dua jam kemudian kami pun sudah makan namun belum packing sehingga kami saat itu membagi tugas ada yang mematikan api, ada yang cleaning ada yang packing, sekitar 15 menit kemudian kami pun sudah siap untuk turun, baru jalan belum ada 10 menit akhirnya kami sampai di pos 3, memang benar omongan dari senior odol dan terong kalo kami seharusnya semalam ngecamp di pos 3 karena di sini ada sumber air namun tak apalah uda terlanjur di pos 3 kami hanya mengisi air dan melanjutkan perjalanan menuju ke bawah, sejam kemudian kami telah sampai di pos 2 kami pun di sambut oleh gerombolan monyet-monyet yang berada di pos 2 di pos 2 kami hanya lewat tanpa beristirahat sehingga kami melanjutkan kembali hingga pos satu selang satu jam juga hingga akhirnya kami telah sampai di pos perijinan thekelan kurang lebih pukul 12,30 dan kami segera merembahkan badan melepas lelah, dan bagi teman-teman yang sholat pun melaksanakan sholat dzuhur dimasjid, selepas itu kami pun langsung menuju ke warung untuk memesan nasi goreng dan memakan bersama-sama serambi menunggu kedatangan truck jemputan, dari waktu itu hingga truck jemputan datang kami manfaatkan untuk bermain karambol dan memasak kopi hingga akhirnya jemputan pun telah datang kami saling bahu membahu menaikan carier ke atas truck dan saling topang menopang untuk naik menuju ke atas truck, dan selama perjalan balik kami semua tertidur hingga tak terasa kami telah sampai di kampus di saat adzan maghrib berkumandang. Sekian beginilah cerita kami menjalankan MPA.

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

0 komentar:

Posting Komentar