Kamis, 05 April 2018

Semoga lebih baik.



Rapat umum anggota atau lebih di kenal sebagai re organisasi atau pergantian pengurus adalah suatu kegiatan rutin dan wajib yang di selengarakan oleh litbang dan badan pengurus harian sabhagiriwana'17. Menurut aturan yang tertera di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi atau bahasa umumnya undang-undangnya organisasi.
Dan alhamdulillah sabhagiriwana'17 telah menjalankan kegiatan tersebut dengan lancar dan aman. Kebetulan kegiatan rapat umum anggota kali ini di selenggarakan di graha kebangsaan pada hari sabtu dan minggu tanggal 26 sampai 27 februari 2018.
Kegiatan ini sejatinya telah di persiapkan dengan baik sejak bulan desember 2017, dalam hal ini persiapannya adalah persiapan pembahasan materi apa saja yang akan di ungkit saat RUA nanti, selain juga mengurus administrasi perijinan dan sebagainya. Dari persiapan hingga menuju hari H masih terdapat problem terutama problem di bidang keuangan, karena lamanya anggaran yang keluar dari rektorat. Hingga pada akhirnya dua hari menjelang kegiatan itu berlangsung hampir keseluruhan anggota penuh sibuk dengan persiapan permasing-masing jobdis yang telah di bentuk sebelumnya. Hingga pada akhirnya pada waktu hari. Pelaksanaan terselenggarakannya rua, kegiatan rua ini juga  dihadiri oleh perwakilan dari kampus yaitu ibu dyah selaku wakil rektor II, namun karena adanya kegiatan yang lain maka ibu dyah hanya bisa sampai di acara pembukaannya saja. Pada kesemlatan yang baik itu ibu dyah memberikan pesan kepada sabhagiriwana'17 untuk jangan mudah menyerah dalam berkegiatan, walaupun dengan jumlah keanggotaan yang tidak sebegitu banyak tapi tetap harus bisa menjalankan roda organisasi. Seteleh panjang lebar berbicara di mimbar di ujung pembicaraan bu dyah sekaligus langsung membuka acara atau kegiatan rua ini dan langsung memberikan selamat kepada seluruh anggota penuh sabhagiriwana'17 yang hadir dalam acara tersebut sekaligus berfoto bersama sebagai bukti kehariran beliau dalam kegiatan tersebut. Baru setelah itu acara di lanjutkan dengan istirahat karena waktu itu jam telah menunjukan pukul 15.00 atau waktunya sholat ashar.
Setelah beristirahat selama 1 jam akhirnya acara di lanjutkan kembali  dengan pembacaan tata tertib sidang yang di pimpin oleh muhammad bagir sebagai presidium sidang sementara 1, lalu presidum sidang sementara 2 di isi oleh taguh dina kurniawan serta yang terakhir presidium sidang 3 di isi oleh rafli. Pembacaan dan pembahasan tata tertib ini menelan waktu kurang lebih 2 jam atau selesai sekitar pukul 18.00, lalu di lanjutkan lagi dengan ishoma yang di mulai pukul 18.00 - 19.30.
 Setelah satu jam setengah beristirahat rapat langsung di lanjutkan kembali dengan pemilihan presidium  tetap dengan membutuhkan waktu selama setengah jam kurang lebihnya. Dimana saat itu presidum terisi oleh rafli selaku presidum tetap 1, restu maharani sebagai presidium tetap 2, dan dani sebagai presidium sidang 3.
Baru di lanjutkan dengan mendengarkan laporan pertanggung jawaban dari dewan pengurus sabhagiriwana'17 periode 2016-2017. Setelah mendengarkan penjelasan selama setengah jam, di bukalah bagian tanya jawab mengenai laporan dewan pengurus. Sekitar satu jam berlangsung perdebatan akhirnya ditutup juga laporan pertanggung jawaban dari dewan pengurus yang sudah berlangsung selama sekitar satu jam, dan di lanjutkan dengan laporan pertanggung jawaban ketua umum periode 2016-2017. Dengan durasi waktu sekitar satu jam sang ketua umum memaparkan hasil laporan pertanggung jawaban di buka lah seasion tanya jawab dimana di seasion ini membutuhkan waktu selama 3 jam.an, berhubungan waktu itu jam telah menunjukan pukul 2 pagi akhirnya sidang di skorsing di kemudian hari dan baru di lanjutkan pukul 15.00 dengan agenda pertama pembahasan mekanisme pemilihan ketua umum selama setengah jam dan di lanjutakn pemilihan bakal calon ketua umum dan saat itu terpilih lah beberapa bakal calon ketua umum yang di minta untuk maju ke depan audiens, baru di godok lagi dengan pemilihan calon ketua umum dengan mengkerucut lagi menjadi 3 yaitu rafi,hendrikus dan dyah ayu, baru setelah itu di lakukan lah pemilihan ketua umum dengan 3 kali pemilihan, loh kok bisa tiga kali? Iya bisa lah, karena dari 3 kali tersebut hasil pemilihannya mengalami persamaan jumlah pemilih antara rafli dan hendrikus,hingga pada akhirnya di ambillah kebijakan bahwa ketiga calon ketua umum untuk bermusyawarah membahas siapa ketua umum siapa bendahara dan siapa sekertarisnya.
Baru setelah itu di putuskan lah kalau ketua umum jatuh kepada Hendrikus untuk sekertarisnya jatuh kepada rafli sedangkan bendahara jatuh kepada dyah ayu. Setelah selesai pemilihannya di bacakan lah hasil rapat anggota tersebut oleh presidum sidang satu dan di lanjutkan dengan penyerahan bendera sabhagiriwana'17 kepada Ketua umum baru. Dengan harapan bisa menjalankan roda organisasi lebih baik lagi.

#Lanjutkan Membacamu Kebagian Rapat Kerja
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

0 komentar:

Posting Komentar