Rapat umum anggota atau lebih di kenal sebagai re organisasi
atau pergantian pengurus adalah suatu kegiatan rutin dan wajib yang di
selengarakan oleh litbang dan badan pengurus harian sabhagiriwana'17. Menurut aturan
yang tertera di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi atau bahasa
umumnya undang-undangnya organisasi.
Dan alhamdulillah sabhagiriwana'17 telah menjalankan
kegiatan tersebut dengan lancar dan aman. Kebetulan kegiatan rapat umum anggota
kali ini di selenggarakan di graha kebangsaan pada hari sabtu dan minggu
tanggal 26 sampai 27 februari 2018.
Kegiatan ini sejatinya telah di persiapkan dengan baik sejak
bulan desember 2017, dalam hal ini persiapannya adalah persiapan pembahasan materi
apa saja yang akan di ungkit saat RUA nanti, selain juga mengurus administrasi
perijinan dan sebagainya. Dari persiapan hingga menuju hari H masih terdapat
problem terutama problem di bidang keuangan, karena lamanya anggaran yang keluar
dari rektorat. Hingga pada akhirnya dua hari menjelang kegiatan itu berlangsung
hampir keseluruhan anggota penuh sibuk dengan persiapan permasing-masing jobdis
yang telah di bentuk sebelumnya. Hingga pada akhirnya pada waktu hari.
Pelaksanaan terselenggarakannya rua, kegiatan rua ini juga dihadiri oleh perwakilan dari kampus yaitu ibu
dyah selaku wakil rektor II, namun karena adanya kegiatan yang lain maka ibu
dyah hanya bisa sampai di acara pembukaannya saja. Pada kesemlatan yang baik
itu ibu dyah memberikan pesan kepada sabhagiriwana'17 untuk jangan mudah
menyerah dalam berkegiatan, walaupun dengan jumlah keanggotaan yang tidak sebegitu
banyak tapi tetap harus bisa menjalankan roda organisasi. Seteleh panjang lebar
berbicara di mimbar di ujung pembicaraan bu dyah sekaligus langsung membuka acara
atau kegiatan rua ini dan langsung memberikan selamat kepada seluruh anggota
penuh sabhagiriwana'17 yang hadir dalam acara tersebut sekaligus berfoto
bersama sebagai bukti kehariran beliau dalam kegiatan tersebut. Baru setelah
itu acara di lanjutkan dengan istirahat karena waktu itu jam telah menunjukan
pukul 15.00 atau waktunya sholat ashar.
Setelah beristirahat selama 1 jam akhirnya acara di lanjutkan
kembali dengan pembacaan tata tertib sidang
yang di pimpin oleh muhammad bagir sebagai presidium sidang sementara 1, lalu presidum
sidang sementara 2 di isi oleh taguh dina kurniawan serta yang terakhir
presidium sidang 3 di isi oleh rafli. Pembacaan dan pembahasan tata tertib ini
menelan waktu kurang lebih 2 jam atau selesai sekitar pukul 18.00, lalu di
lanjutkan lagi dengan ishoma yang di mulai pukul 18.00 - 19.30.
Setelah satu jam
setengah beristirahat rapat langsung di lanjutkan kembali dengan pemilihan
presidium tetap dengan membutuhkan waktu
selama setengah jam kurang lebihnya. Dimana saat itu presidum terisi oleh rafli
selaku presidum tetap 1, restu maharani sebagai presidium tetap 2, dan dani
sebagai presidium sidang 3.
Baru di lanjutkan dengan mendengarkan laporan pertanggung
jawaban dari dewan pengurus sabhagiriwana'17 periode 2016-2017. Setelah
mendengarkan penjelasan selama setengah jam, di bukalah bagian tanya jawab mengenai
laporan dewan pengurus. Sekitar satu jam berlangsung perdebatan akhirnya ditutup
juga laporan pertanggung jawaban dari dewan pengurus yang sudah berlangsung
selama sekitar satu jam, dan di lanjutkan dengan laporan pertanggung jawaban
ketua umum periode 2016-2017. Dengan durasi waktu sekitar satu jam sang ketua
umum memaparkan hasil laporan pertanggung jawaban di buka lah seasion tanya
jawab dimana di seasion ini membutuhkan waktu selama 3 jam.an, berhubungan
waktu itu jam telah menunjukan pukul 2 pagi akhirnya sidang di skorsing di
kemudian hari dan baru di lanjutkan pukul 15.00 dengan agenda pertama
pembahasan mekanisme pemilihan ketua umum selama setengah jam dan di lanjutakn
pemilihan bakal calon ketua umum dan saat itu terpilih lah beberapa bakal calon
ketua umum yang di minta untuk maju ke depan audiens, baru di godok lagi dengan
pemilihan calon ketua umum dengan mengkerucut lagi menjadi 3 yaitu
rafi,hendrikus dan dyah ayu, baru setelah itu di lakukan lah pemilihan ketua
umum dengan 3 kali pemilihan, loh kok bisa tiga kali? Iya bisa lah, karena dari
3 kali tersebut hasil pemilihannya mengalami persamaan jumlah pemilih antara
rafli dan hendrikus,hingga pada akhirnya di ambillah kebijakan bahwa ketiga
calon ketua umum untuk bermusyawarah membahas siapa ketua umum siapa bendahara
dan siapa sekertarisnya.
Baru setelah itu di putuskan lah kalau ketua umum jatuh
kepada Hendrikus untuk sekertarisnya jatuh kepada rafli sedangkan bendahara jatuh
kepada dyah ayu. Setelah selesai pemilihannya di bacakan lah hasil rapat anggota
tersebut oleh presidum sidang satu dan di lanjutkan dengan penyerahan bendera
sabhagiriwana'17 kepada Ketua umum baru. Dengan harapan bisa menjalankan roda organisasi
lebih baik lagi.
#Lanjutkan Membacamu Kebagian Rapat Kerja






0 komentar:
Posting Komentar