Rabu, 08 Agustus 2018

Kamapala orienteering competition season 2 tingkat nasional, ajang uji coba anggota muda!!



Pada tanggal 13-14 juli 2018 sabhagiriwana’17 berkesempatan ikut dalam kegiatan Kamapala Orienteering Competition Season 2 yang di selenggarakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Kamapala UPGRIS Semarang, pada kesempatan ini Sabhagiriwana’17 Menurunkan 2 Team untuk ikut berpartsipasi serta sebagai ajang uji coba bagi para anggota  muda yang berminat dibidang Gunung Hutan, Kegiatan Ini dimulai Pada Hari Jum’at Siang Hingga Sabtu Malam dengan lokasi berada di Kampus 4 UPGRIS Semarang, sebelum ikut terjun dalam event ini para anggota muda di gembleng latihan fisik setiap sore dimana tujuan ini adalah untuk lebih meningkatkan stamina dan kekuatan mereka sebelum berkompetisi nantinya, serta tak lupa diajari juga mengenai ilmu navigasi peta kompas untuk mendukung kegiatan orienteering dengan harapan dapat menghasilkan hasil yang maksimal dalam event tersebut.
Pagi hari sebelum kegiatan para peserta dari sabhagiriwana’17 mendapatkan tambahan ilmu lagi mengenai cara pembacaan peta guna lebih mempermudah penemuan titik point nantinya oleh mas uler yang lebih berpengalaman di bidang orienteering, serta tidak lupa diajari mengenai manajemen tenaga untuk mendukung juga saat event nanti. Hingga tepat pukul 16.00 wib kedua team dari sabhagiriwana’17 bertolak menuju ke basecamp kamapala guna untuk melalukan registrasi ulang dan mengambil fasilitas perlombaan dari panitia, sesampai di basecamp kami langsung menuju meja pendaftaran dan mendaftarkan diri menjadi peserta KOC dan menerima semua fasilitas yang terdiri dari buku teknis, kaos, serta nomer dada, setelah semua selesai kami pun segera pindah menuju ke penginapan untuk peserta yang berlokasi di kampus 4 upgris untuk sekedar main-main saja sambil menyapa para pesera lain disela-sela kami mengobrol dengan beberapa panitia KOC datanglah sodara kami dari Sulfur Untidar menyapa kami tanpa basa-basi kami mengajak mereka yang kebetulan hanya berdua untuk ke basecamp sabhagiriwana’17 untuk beristirahat sebelum besok memulai perlombaan, kami pun langsung pamit kepada panitia untuk kembali ke basecamp dan beristirahat saja di basecamp. Sekitar 30 menit kemudian kami pun telah sampai di basecamp sabhagiriwana’17 kembali dan mempersilahkan untuk sodara-sodara dari sulfur untuk beristirahat.
Pagi harinya tepat pukul 05.30 kami pun telah bangun dan segera mempersiapkan diri serta atribut yang digunakan saat perlombaan nanti hingga 45 menit kemudian kami pun telah sampai di lokasi start lomba 15 menit lebih cepat sebelum upacara perlombaan dimulai,kami pun segera menuju ke lapangan guna mengikuti upacara pembukaan yang berlangsung kurang lebih 30 menit lamanya, hingga akhirnya tepat pukul 08.00 wib peserta pun telah dikumpulkan di titik start dan kami pun bersiap-siap untuk memulai lomba, namun selama di titik start kami  bertemu dengan teman-teman dari dinamik mapala ft ums Surakarta sambil menunggu start dimulai kami pun bercengkrama dengan mereka hingga tiba akhirnya panggilan untuk barisan kami pun datang kami bersiap dititik start dan priiitt kami pun memulai lomba dengan mengambil peta dan kartu control, namun tanpa ada rasa gugup kami pun berjalan santai menuju ke pintu keluar sambil tetap membaca peta guna mencari titik point terdekat, oh iya saat itu koc menggunakan system point jadi kami lebih mudah untuk berlomba, ok setelah telah ditemukan titik point dan rutenya kami pun menuju ke titik yang berada di belakang kampus 4 upgris, kami berjalan menuju kelokasi point tersebut dalam hal ini dani sebagai pembaca peta dan rafi sebagai pencari jalan yang telah di utarakan oleh dani langsung berlari menuju point tersebut hingga akhirnya sampai di point tersebut yang berada di dekat pos kampling, kami terus berlari dan berkolaborasi menentukan titik-titik point untuk mendapatkan point yang maksimal hingga waktu telah menunjukan bahwa kami telah berjalan 2 jam 15 menit, sehingga kami memutuskan untuk segera kembali ke titik finish untuk mengantisipasi adanya penalty karena kami telat finish, kebetulan posisi kami yang begitu jauh dengan titik finish kami memutuskan kembali menuju ke finish namun selama kami menuju ke lokasi finish kami pun tidak lupa mengambil point-point yang berada di sepanjang jalur kembali yang akan kami lewati nantinya. Namun ada hal yang paling menyebalkan dari keikut sertaan kami dalam event ini, dimana dalam pengambilan point di belakang masjid agung kami harus melewati tumpukan sampah dan rawa yang berbau sangat menyengat yang memiliki kedalam hingga selutut untuk mengambil point ditengah-tengah rawa, selain itu panasnya suasanya semarang dekat area stadion citarum juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami, namun saat kami tiba di titik finish waktu telah menunjukan bahwa kami telah sampai dititik finish 15 menit lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan.
Sesampai dititik finish kami pun disambut oleh panitia dan segera di beri medali finisher serta snack untuk menganjal perut yang sudah lapar,selang sekitar 10 menit kemudian datanglah peserta kedua dari sabhagiriwana’17 yaitu kuman dengan terong dari kejauhan menuju garis finish, sama seperti yang tadi kami alami mereka berdua disambut panitia dan di beri medali finisher serta sncak oleh panitia, setelah itu kami pun dihampiri oleh salah satu senior dari kamapala yaitu mbak dora dan diajak menuju ke samping pohon mangga untuk beristirahat sambil mengobrol berbagai hal, hingga tak terasa kami sudah mengobrol hingga pukul 12.00 dan akhirnya makan siang pun datang, kami segera mengambil jatah makan siang dan memakan bersama teman-teman peserta lainnya yang ikut berteduh di dekat kami, setelah selesai makan kami pun pamit kepada mbak dora untuk kembali ke basecamp sabhagiriwana’17 untuk beristirahat dan nantinya kami akan kembali malam hari saat pengumuman telah keluar.
Hingga malam telah tiba, setelah menunaikan sholat isya kami berempat beserta dua orang dari sulfur kembali lagi ke lokasi perlombaan untuk melihat hasil perlombaan, dan pada saat itu tim sabhagiriwana’17 yang diisi oleh terong dan kuman berhasil menduduki peringkat 6 besar, sedangkan tim 2 yang di isi oleh koper dan odol hanya bias duduk di peringkat 12 namun jika dilihat dari hasil penilaian dan pengambilan point saat itu tim kedua hanya mengambil 16 titik point namun dari ke 16 tersebut semua titik point yang diambil tidak mengalami kesalahan sedikit pun alias sempurna, jadi ketepatan pemilihan point, strategi perlombaan yang telah di ajarkan oleh senior sebelum perlombaan telah dijalankan dengan baik serta dengan melihat hasilnya telah dapat dilihat bahwa kedua am telah memahami manajemen orienteering dengan baik, Semoga dengan mengikuti event-event lagi dan terus giat berlatih dapat menjadi orienteer yang handal.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

0 komentar:

Posting Komentar